Pada sebuah perencanaan suatu pembangunan gedung langkah yang  pertama dilakukan seorang perencana adalah memilih lokasi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan atas gedung yang akan direncanakan.
Perencanaan Pembangunan Gedung Terminal Terpadu Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang memiliki akses pencapaian yang tidak sulit untuk menempuh ke area banguan karena teletak dekat dengan jalan lintas Provinsi dan juga jalan masuk belum menjadi jalan sibuk kendaraan. Penempatan lokasi yang sedikit jauh dari pusat kota dan pemukiman juga menjadi perhitungan pemilihan lokasi lahan, hal ini bertujuan untuk polusi disaat aktifitas pemeriksaan kendaraan tidak menggagu orang banyak.
Pemilihan lokasi yang terpilih sangat tepat oleh perencanaan tahap awal dan akses pencapaian tidak menyulitkan bagi pemeriksa kendaraan nanti. Akses pencapaian untuk menuju lokasi perencanaan dipilih akses pencapaian yang belum memiliki kesibuka yang tinggi.
Perencanaan Terminal Terpadu yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang direncanakan mengkedepankan Konsep terminal yakni multifungsi. Tetap ada pedagang yang jualan, namun akan tertata seperti bentuk kafe yang menyediakan berbagai makanan kuliner dan souvenir serta penertiban jadwal berangkat kenderaan umum dalam dan lintas kota.
Oleh karena itu, pembangunan terminal Terpadu yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, diharapkan diikuti peningkatan dan pertumbuhan pelaku Usaha Kecil dan menengah (UKM) di kawasan terminal tersebut.


Perencanaan Terminal Terpadu yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, memiliki alasan dalam pemilihan lokasi yang akan direncanakan yaitu :
Ø  Lahan perencanaan yang diambil pada bangunan Pembangunan Terminal Terpadu yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. sangat strategis dan sesuai untuk aktifitas fungsi bangunan.
Ø  Akses pencapaian yang tidak sulit untuk menempuh ke area banguan karena teletak dekat dengan jalan lintas propinsi dan juga jalan masuk belum menjadi jalan sibuk kendaraan.
Ø  Lokasi yang memiliki tanah datar.
Perencanaan terminal Terpadu yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, kuntur tapak area persawahan yang telah ditimbun, yang memiliki luas area cukup untuk perencanaan pembangunan terminal Terpadu.
.
Adapun dengan ukuran, luas dan batas-batas lahan pada tabel berikut :
Tabel 3.1 : Luas dan Batas-Batas Lahan
F Utara
Berbatas dengan Badan Jalan Lintas Provinsi dan perkantoran
113
Meter
F Selatan
Berbatas dengan persawahan
102
Meter
F Timur
Berbatas dengan perswahan dan pertokoan
149
Meter
F Barat
Berbatas dengan pertokoan dan perkebunan penduduk
84
Meter
Luas    : 12,523 m2
: 1,2 ha


Sumber : Dokumen Pribadi

3.1.1        Kondisi eksisiting (aksesibilitas, view, orientasi matahari, angin, kebisingan)
1.      Analisa Aksesibilitas
Pada pemilihan lokasi yang akan direncanakan aksesibilitan pencapaian pada lahan sangat mudah dicapai, karena berada di wilayah pingir badan jalan propinsi Medan – B. Aceh.
Perencanaan Pembangunan terminal Terpadu Tipe B yang berlokasi di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, yang memiliki akses pencapaian yang tidak sulit untuk menempuh ke area banguan karena teletak dekat dengan jalan lintas propinsi dan juga jalan masuk belum menjadi jalan sibuk kendaraan, sehingga bus yang ingin masuk keterminal tidak terganggu dengan lalu lintas.
Gambar 3.1 Site Lokasi Perencanaan Terminal
Sumber : Dokumen Pribadi

Dari analisa gambar di atas dapat di putuskan bahwa lokasi yang terpilih sangat strategis untuk perencanaan Terminal, selain mudah dicapai lokasi perencanaan sangat tepat untuk pengembangan perekonomian masyarakat Pidie Jaya pada umumnya, dan masyarakat Kota Meureudu khususnya, dan juga penumpang yang berasal dari luar mudah mendapatkan oleh-oleh khas Meureudu.

1.     analisa view